Ini Kunci Kebangkitan Iannone di Akhir Musim MotoGP 2017

VASTO – Pembalap Tim Suzuki Ecstar, Andrea Iannone, mengungkapkan kunci suksesnya saat bangkit di akhir kompetisi MotoGP 2017. Kebangkitannya itu terwujud di tiga seri balapan terakhir yang berlangsung di Jepang, Australia dan Valencia.

Pada balapan seri ke-15 yang berlangsung di Sirkuit Motegi, Jepang, Iannone meraih hasil tertingginya selama MotoGP 2017 dengan menempati posisi empat. Tren positifnya kemudian berlanjut ke Sirkuit Phillip Island, Australia yang merupakan seri ke-16. Kala itu ia berhasil finis diposisi enam.

Meski sempat terhenti di Malaysia, tapi pada seri terakhir, Iannone bersama GSR-XX kembali menunjukkan ketangguhannya. Pembalap berpaspor Italia itu berhasil menyelesaikan balapan di tempat keenam.

Baca juga Hebatnya Valentino Rossi, Juara Kelas 500cc dengan Motor Tim Satelit

tsss res

Iannone mengatakan ada dua hal yang  membuatnya bisa meraih kesuksesan di MotoGP musim ini. Kedua hal tersebut adalah kesabaran dan fokus. Memang jika melihat performa The Maniac Joe –julukan Iannone– pada awal hingga pertengahan musim harus banyak berjuang. Dua hal ini memang sangat diperlukan untuk menunjukkan kesuksesannya di akhir musim.

“Kesabaran dan fokus adalah kunci sukses, inilah sesuatu yang selalu saya percaya. Ini telah terbukti tahun ini lagi. Kami terus bekerja, sedikit demi sedikit, selangkan demi selangkah,” ungkap Iannone, mengutip dari laman resmi Suzuki Ecstar, Senin (1/1/2018).

“Kami mengalami banyak frustrasi, bahkan di saat-saat paling gelap sekalipun. Kami tidak pernah kehilangan kepercaayan pada kerja keras kami,” tambah pembalap berusia 28 tahun itu.

Baca juga Ini Alasan Valentino Rossi Tinggalkan Repsol Honda pada 2003

“Akhirnya, di Brno dan Aragon, beberapa solusi teknis baru di mesin mulai meyakinkan kami. Kami menemukan kesalahannya, kami memiliki beberapa solusi dan 2018 tampak lebih cerah setelah itu. Ini semua berasal dari kerja tim. Itulah kuncinya,” lanjutnya.

Meski begitu, pada klasemen akhir, Iannone harus puas menempati posisi 13 dengan koleksi 70 poin. Ini merupakan peringkatnya yang paling buruk selama bermusim di MotoGP sejak 2012. Pada musim debutnya saja, Iannone berhasil finis di posisi 12, tetapi poin yang dimiliki tak lebih banyak dari musim ini yakni 57 poin..

(fmh)

Di cache pada tanggal : Minggu , 15 September 2019 - 15:38:41
Sumber : http://sport.okezone.com/read/2018/01/01/38/1838416/ini-kunci-kebangkitan-iannone-di-akhir-musim-motogp-2017
tsss res